Website Resmi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum
| Judul | Penjelasan | Sumber |
|---|---|---|
| qua ad facti | fakta terpenting. | Glosarium BPK |
| qua/kua | dipertimbangkan sebagai, dalam kapasitas sebagai. | Glosarium BPK |
| quantity discount agreement | potongan harga (rabat) yang telah disetujui. | Glosarium BPK |
| quantum damnificatus | jumlah kerugian yang dituntut oleh penggugat lewat pengadilan. | Glosarium BPK |
| quare ejecit infra terminum | kontrak yang dihentikan sebelum waktu perjanjiannya habis. | Glosarium BPK |
| quarterly/setiap triwulan | setiap triwulan dalam periode satu tahun; sekali setiap tiga bulan. | Glosarium BPK |
| quash | mencabut, membatalkan. | Glosarium BPK |
| quasi admission | beberapa pembuktian yang saling bertentangan. | Glosarium BPK |
| quasi judicial | pegawai negeri yang bertugas menyelidiki suatu perkara, tetapi ia sendiri bukan pejabat dalam jajaran kehakiman. | Glosarium BPK |
| quasi/semu | hampir sama dengan aslinya atau sesungguhnya, mirip sekali; istilah ini dalam hukum dipakai untuk menunjukkan kepada suatu hal yang dalam banyak hal menunjukkan kemiripan dengan hal lain, tetapi pada hakikatnya secara material terdapat perbedaan di antaranya. | Glosarium BPK |
| query | rangkuman laporan pengadilan, bahwa dalam perkara tersebut ada hal yang meragukan. | Glosarium BPK |
| quick assets/kekayaan atau aktiva cair | kekayaan tunai atau jenis aktiva lain yang dapat ditukarkan atau dijualbelikan dengan cepat menjadi uang tunai. | Glosarium BPK |
| quiet title | tuntutan agar memperbaiki sertifikat tanah, karena terdapat kekurangan. | Glosarium BPK |
| quiritarian ownership | hak milik yang diakui oleh pemerintah setempat. | Glosarium BPK |
| quo ad jus | yang berkenaan dengan hukum. | Glosarium BPK |
| quod ad facta | yang menjadi faktanya. | Glosarium BPK |
| quod erat demonstrandum | sesuatu yang harus dibuktikan. | Glosarium BPK |
| quod erat inveniendum | sesuatu yang harus dicari. | Glosarium BPK |
| quod minus est in obligationem videtur deductum | harga tawar-menawar yang terakhir itulah yang menjadi isi kontrak, meskipun jumlahnya lebih sedikit. | Glosarium BPK |
| quod non rectum | sesuatu yang tidak benar. | Glosarium BPK |
| quod per recordum probatum, non debet esse negatum | sesuatu yang telah terbukti dengan tertulis, tidak bisa dibantah lagi. | Glosarium BPK |
| quod pure debetur praesenti die debetur | utang yang belum dibayar, sampai kapan pun masih dianggap berutang. | Glosarium BPK |
| quod si contingat | persyaratan yang telah ditetapkan. | Glosarium BPK |
| quod sine die debetur, statum debetur | utang yang tidak bertanggal, adalah tetap menjadi utang. | Glosarium BPK |
| quorum/kuorum | mayoritas anggota dari suatu lembaga, badan, organisasi atau suatu badan hukum; jumlah anggota dari suatu perkumpulan atau sejenisnya yang harus ada atau hadir agar kegiatan perkumpulan atau sejenisnya itu dapat berlangsung; dalam rapat pemegang saham suatu perusahaan misalnya, kuorum menunjuk pada keadaan dimana jumlah minimum dari pemegang saham yang mempunyai hak suara harus hadir agar rapat tersebut dapat berlangsung dengan sah sehingga dapat menghasilkan keputusan-keputusan rapat yang sah pula. | Glosarium BPK |
| quota/kuota | secara umum berarti pembagian sesuatu menurut perbandingan tertentu; target atau sasaran yang sudah ditetapkan, misalnya kuota penjualan; dalam perdagangan internasional. | Glosarium BPK |